niat mandi wajib setelah haid

Bagi para perempuan mengalami siklus bulanan seperti menstruasi memang sudah biasa, tetapi apakah anda sebagai perempuan sudah mengetahui bahwa saat menglami siklus menstrusi tersebut itu berarti anda sedang berada pada keadaan memiliki hadats menurut Islam. Itulah kenapa saat haid perempuan dibebaskan dari tangungan shalat dan juga puasa.

Agar nantinya setelah haid perempuan bisa kembali melakukan ibadah shalat dan berpuasa seperti biasanya maka perempuan harus melakukan mandi wajib setelah haid yang berguna untuk membersihkan diri dari sisa hadats yang mungkin menempel di dalam tubuh saat haid.

Karena salah satu syarat kita bisa melaksanakan ibadah shalat dan puasa yaitu kita harus dalam keadaan yang suci maka kita sebagai perempuan haruslah mengerti tata cara melaksanakan mandi wajib setelah haid agar kita bisa kembali melaksanakan ibadah seperti biasanya.

Dalam pelaksanaaan mandi wajib sendiri terdapat beberapa aturan dan juga tata cara yang harus dilakukan bahkan aturan tersebut harus dilaksanakan karena jika tidak maka akan mengurangi nilai kesahan dari mandi wajib tersebut. Dari beberapa hal yang harus dilakukan saat amndi wajib terdapat bacaan niat mandi wajib setelah haid yang harus dilafalkan saat melaksanakan mandi wajib ini.

Berikut bacaan niat mandi wajib yang dianjurkan :

“Nawaitul ghusla lifrafil hadatsil akbari minal haidil lillahi ta’ala”

Artinya: “Saya berniat mandi wajib untuk mensucikan hadast besar dari haid karena Allah Ta’ala.”

Bacaan niat berikut merupakan bacaan niat yang dianjurkan untuk dihafal dan dibacakan tetapi jika anda belum bisa menghafal dan melafalkannya maka anda juga bisa melafalkan niat tersebut didalam hati ataupun menggunakan bahasa yang anda mengerti. Tetapi ingat untuk tetap membaca niat sebelum melaksanakan mandi wajib ini karena itu merupakan salah satu rukun dari mandi wajib.

Selanjutnya setelah memperhatikan bacaan niat maka hal lain yang juga harus diperhatikan antara lain tahapan dari tata cara mandi wajib itu sendiri. Menurut aturan tata cara mandi wajib yang benar adalah sebagai berikut :

  1. Pertama membersihkan kedua telapak tangan sebanyak 3 kali.
  2. Kedua dilanjutkan dengan membersihkan dubur ataupun lubang kemaluan dengan menggunakan tangan kiri untuk membersihkan sisa kotoran yang mungkin menempel pada area itu.
  3. Ketiga setelah membersihkan area kemaluan jangan lupa untuk kembali mencuci tangan dengan menggunakan sabun atau bisa juga digosok – gosok ke permuaan tanah.
  4. Keempat, melakukan gerakan wudhu pada umumnya seperti saat kita hendak melaksanakan shalat.
  5. Kelima membilas kepala bagian atas sebanyak 3 kali.
  6. Keenam membilas seluruh badan mulai dari badan sebelah kanan sampai ke sebelah kiri. Pastikan seluruh bagian badan basah dan tersiram air.
  7. Ketujuh lanjutkan mandi wajib seperti mandi pada umumnya yakni menggunakan sabun dan shampoo untuk membersihkan bagian tubuh.

Itulah tata cara mandi wajib yang harus anda lakukan setiap tahapannya karena setiap tahapan diatas juga merupakan rukun mandi wajib yang harus dilakukan. Jika salah satu gerakan tertinggal maka akan mengurangi nilai ke sahan dari mandi wajib tersebut.

Pembacaan niat mandi wajib ini dilakukan untuk memfokuskan hati dan fikiran kita untuk mensucikan diri. Selain itu dengan membaca niat juga akan menghindari kita lupa dengan tahapana yang harus dilakukan selama mandi wajib ini, karena mandi wajib yang benar juga akan mempengaruhi nilai ibadah kita nantinya.